Tips Membuat Beton yang Bagus dan Berkualitas

Pengolahan beton dalam sebuah proyek pembangunan merupakan salah satu proses yang penting. Proses pengolahan beton dengan benar akan mendapatkan beton yang berkualitas. Ada beberapa tahapan yang dikerjakan untuk memperoleh beton yang kuat dan tentunya berkualitas.

 

Tips Membuat Beton yang Bagus dan Berkualitas

Mengolah Beton Berkualitas 

Bila ingin mendapatkan hasil beton yang baik maka perlu dilakukan vibrator internal dan external. Proses ini akan menghasilkan beton yang memiliki daya tahan yang baik, kedap air, padat, dan tidak cacat. Berikut adalah proses proses membuat beton yang kuat dan berkualitas.

Pengolahan beton memerlukan tiga bahan utama seperti semen, agregat, dan air. Sebelum ke proses vibrator internal dan external, pembuatan beton memerlukan agregat kasar yaitu kerikil dan agregat halus yaitu pasir. Aduk seluruh bahan beton sampai merata dan sempurna.

Jika material beton sudah diaduk sampai rata sempurna, proses selanjutnya memindahkan adukan beton ke tempat penuangan. Pengangkutan adukan beton harus dilakukan dengan cepat sebelum semen akan bereaksi dengan air. Beton yang kuat hasil vibrator internal dan external akan membantu membuat sebagai bangunan yang kokoh.

Jika proses penuangan adukan beton benar, maka hasil dari beton yang baik akan diperoleh. Segala proses penuangan harus dilakukan cepat, karena adukan beton harus selalu dalam kondisi plastisol. Adukan beton harus dapat mengalir lancar hingga kerongga di antara tulangan yaitu sudut-sudut bekisting yang paling rendah.

Menuangkan adukan beton ke dalam bekisting juga perlu jarak kurang dari 2 meter, jika tidak maka dapat terjadi segregasi beton. Saat ini akan memasuki musim penghujan, hati-hati dengan proses menuangkannya. Segala proses pemadatan beton sudah selesai dilakukan, maka selanjutnya yaitu meratakan permukaan beton.

Tahap akhir dari pengolah beton yaitu merawat beton, proses perawatan ini agar membuat reaksi semen dan air akan menyatu dengan baik. Selain itu, perawatan beton dilakukan agar permukaan beton menjadi tetap lembab hingga waktu kurang lebih 28 hari. Beton yang lembab akan membuat kualitasnya menjadi baik dan permukaan beton tidak akan retak.